Pemodelan Navigasi Adaptif Tunadaksa dengan Integrasi Indeks Aksesibilitas dan Algoritma A*: Studi Kasus di Kampus FMIPA UNNES
Keywords:
Tunadaksa, IAT, A*, Navigasi, InklusifAbstract
Hambatan mobilitas bagi penyandang disabilitas daksa umumnya disebabkan oleh kondisi fisik jalur yang tidak seragam seperti kemiringan curam, lebar sempit, atau permukaan tidak rata. Sistem navigasi konvensional belum mampu merepresentasikan kompleksitas tersebut karena hanya berorientasi pada jarak. Penelitian ini berfokus pada pengembangan model algoritmik berbasis Indeks Aksesibilitas Tunadaksa (IAT) yang mengkuantifikasi empat indikator fisik utama, yaitu kemiringan, lebar jalur, kondisi permukaan, dan hambatan, menggunakan pendekatan fuzzy logic. Skor IAT (0–1) kemudian dikonversi menjadi fungsi biaya (cost function) dalam algoritma pencarian rute A* untuk mengidentifikasi jalur dengan kompromi optimal antara jarak dan aksesibilitas. Studi kasus pada jaringan pedestrian kampus menunjukkan bahwa integrasi IAT ke dalam A* menghasilkan perbedaan signifikan antara rute terpendek dan rute paling aksesibel, sekaligus mampu memetakan segmen berisiko yang menjadi titik lemah aksesibilitas. Temuan ini menegaskan bahwa pendekatan algoritmik dapat berperan sebagai alat evaluasi spasial kuantitatif yang mendukung perencanaan tata ruang dan kebijakan infrastruktur yang lebih inklusif bagi penyandang disabilitas.